Keinginan Manusia

HIERARCHY OF HUMAN NEEDS, teori ini diperkenalkan oleh Abraham Maslow. Abraham Maslow adalah teoretikus yang banyak memberi inspirasi dalam teori kepribadian. Ia juga seorang psikolog yang berasal dari Amerika dan menjadi seorang pelopor aliran psikolog humanistik. Ia terkenal dengan teorinya tentang hierarki kebutuhan manusia. Begitu kata wikipedia.

Abraham Maslow beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan di tingkat rendah harus terpenuhi atau paling tidak, cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat lebih tinggi menjadi hal yang memotivasi. Berbagai kebutuhan tersebut oleh Maslow dikelompokkan secara hierarki menjadi lima bentuk kebutuhan, yakni:

Gambar: medium.com


1. Kebutuhan Fisiologis (sandang, pangan, dan papan)

Menurut Maslow sebagai layaknya human being setidaknya memiliki baju untuk melindungi diri dari cuaca ekstrim agar terhindar dari penyakit, lalu stok makanan yang cukup untuk keberlangsungan hidup, dan rumah untuk tempat tinggal.


2. Kebutuhan akan rasa aman

Rasa aman memang sangatlah penting dan dicari-cari oleh manusia. Rasa aman tidak hanya berarti terlindungi atas kejahatan, namun sekarang ada istilah insecure yang sudah mendarah daging di kalangan anak muda yang mana sudah menjadi kosa kata tetap untuk merepresentasikan ketidakamanan terhadap orang-orang yang memiliki kemampuan lebih dibanding dirinya. Dan apabila terlalu berlebihan bisa menimbulkan sifat iri bahkan dengki. Maka dari itu rasa aman tidak hanya berupa rasa aman terhadap fisik, seperti kriminalitas, terorisme, perang, penyakit, bencana alam, dll. Rasa aman ini juga termasuk keamanan mental seseorang sebagaimana yang dialami manusia terutama remaja, seperti stress, overthinking, insecure, quarter life crisis, dll.


3. Kebutuhan akan rasa memiliki dan kasih sayang

Setelah kebutuhan fisiologi (sandang, pangan, dan papan) dan kebutuhan akan rasa aman fisik maupun mental sudah terpenuhi, Apakah manusia sudah cukup hanya dengan memiliki dua kebutuhan saja?
Tidak hanya sampai di situ saja, berikutnya manusia butuh akan rasa memiliki (social needs) dan kasih sayang. Kebutuhan ini merupakan keinginan agar dianggap sebagai warga sosial, dan juga keinginan memberi dan menerima cinta.


4. Kebutuhan akan penghargaan diri

Ketika fisiologi sudah terpenuhi, keamanan sudah terjamin, dan sudah menemukan komunitas sosial serta cintanya, mereka akan memiliki esteem needs atau kebutuhan akan penghargaan diri. Setiap aktivitas yang dilakukannya selalu membutuhkan perhatian dan apresiasi dari seseorang dalam setiap perkembangannya agar membangkitkan mood dalam pekerjaan tersebut.


5. Kebutuhan akan aktualisasi diri atau merasa paling hebat dengan cara menunjukkan dan membuktikan dirinya pada orang lain. "nih, liat nih gue juga bisa!".



Ust. Abdul Latif adiknya KH. Abu Arif Muhammad Achsan, Lc., M.Hum. guru saya, dalam ceramahnya di Pondok Pesantren Fajar Dunia, beliau berpesan bahwa pada hakikatnya dari kelima teori tersebut tidak menjamin kepuasan dan motivasi kuat pada seseorang. Apabila semua yang sudah tercukupi hilang begitu saja, maka pilihan yang lebih tepat ialah kembali pada Sang Khalik. Memusatkan semua kebutuhan kita semua karena Allah SWT.

إلهي أنت مقصودي ورضاك مطلوبي أعطني محبتك ومعرفتك

"Ya, Tuhanku hanya kepada Engkaulah yang hamba maksud, dan Ridha-Mu yang hamba dambakan, berikanlah hamba kemampuan untuk dapat mencinta-Mu dan bermakrifat kepada-Mu".

Ada satu kisah bahwasannya Syaikh Siti Jenar pernah menganggap dirinya itu tidak ada yang ada itu hanya Allah SWT. semata. Pada hakikatnya semua hanya milik-Nya termasuk kebahagian, kesuksesan, ketenaran, dan kelebihan lainnya.

Komentar